Kepala SKPD
Menu Utama
Agenda Kegiatan
Link Penting
www.mojokertokab.go.id Situs Resmi Kabupaten Mojokerto.

Info humas

  • [alternative text]Pembinaan Peningkatan Kualitas Aparatur di Bidang Hukum : Buang Keraguan Serap Anggaran dengan TP4
  • [alternative text]Pelantikan Pengurus KONI Masa Bakti 2015-2019 Firman Efendi Resmi Ketum
  • [alternative text]Peringati Hari Kartini, Ikhfina Kunjungi Dispendukcapil Anggun Berkebaya, Pelayanan Tetap Prima
  • [alternative text]Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723 Bupati: Internalisasi Baldatun Thoyyibatun Warrobun Ghofur
  • [alternative text]Audiensi Bupati dengan PD Muhammadiyah Selaras dengan Pemkab di Bidang Pendidikan dan Dakwah Sosial
Pembinaan Peningkatan Kualitas Aparatur di Bidang Hukum : Buang Keraguan Serap Anggaran dengan TP4

Pembinaan Peningkatan Kualitas Aparatur di Bidang Hukum : Buang Keraguan Serap Anggaran dengan TP4

Lancarnya penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan, merupakan hasil dari usaha memahami hak dan kewajiban seorang aparatur  yang mendorong untuk berperilaku sesuai kaidah hukum. Point tersebut menjadi penekanan dan inti penting dari giat “Pembinaan Peningkatan Kualitas Aparatur di Bidang Hukum Pemerintah Kabupaten Mojokerto”, di ruang rapat kerja Satya Bina Karya (SBK).

            Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, mengatakan jika tidak menutup kemungkinan bagi aparatur pemerintahan untuk terganjal konsekuensi hukum kala menjalankan tugas kedinasan. Menurutnya guna meminimalisir tejadinya pelanggaran penyebab konsekuensi di atas, penting untuk memahami tugas yang perlu diselaraskan dengan kaidah, norma, dan etika hukum itu sendiri.

            “Para aparatur negara di lingkup pemerintahan kerap ‘dihantui’ sesuatu yang menghalangi tugasnya, sedikit-sedikit takut salah dan berurusan dengan hukum. Akhirnya apa? Banyak kegiatan yang tidak terlaksana, padahal pemerintah pusat telah mengamanatkan anggaran kepada pengelola pemerintahan di daerah dan harus terserap habis,” papar Bupati, Selasa 26 April 2016.

            Bupati yang juga didampingi wakilnya, Pungkasiadi, menjelaskan 6 aspek yang perlu diperhatikan oleh aparatur pemerintahan. Salah satunya adalah aspek perencanaan yang fokus pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)  dan Rencana Kerja (Renja) dalam menetapkan Angggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).  Menyusul aspek penyusunan anggaran, pengelolaan keuangan, pengadaan barang dan jasa, kualitas SDM, dan aspek peraturan perundang-undangan.

            Strategi penanganan yang tepat dan benar untuk meminimalisir permasalahan yang timbul, bisa dilakukan dengan cara menerapkan strategi preventif sebagai pencegahan penyelewengan, strategi detektif sebagai upaya deteksi dini penyimpangan, dan strategi represif sebagai upaya pengusutan, penindakan, dan penyelidikan.

            “Kejagung (Kejaksaan Agung) melalui instruksi Jaksa Agung RI Nomor INS-001/A/JA/10/2015 menerangkan tentang pembentukan TP4 (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan) yang bertugas untuk mengawal penyerapan anggaran dan percepatan pembangunan. TP4 juga melakukan penyuluhan hukum kepada SKPD selaku pengelola anggaran. Ini dimaksudkan agar kita tertib administrasi dan pengelolaan keuangan, sehingga proyek pemerintah dapat terserap dan tercukupi dengan baik. Saya juga menghimbau kepada SKPD, untuk konsul dulu dengan pihak terkait sebelum menyusun program.  Karena saya masih  menjumpai, antara perencanaan  dan RAB (Rencana Anggaran Belanja) yang tidak klik,” pungkas suami Ikfina Mustofa Kamal Pasa tersebut.

            Terkait TP4, Kajari Mojokerto, Ery Ariansyah Harahap sebagai salah seorang narasumber menambahkan, pemberantasan korupsi dan penegakan hukum harus dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. TP4 dianggap mampu memberi pengawalan dan pengamanan kepada pejabat pemerintah terkait hal akselerasi pembangunan dan program-program strategisnya.

            “Selain undang-undang berlaku, stigma kriminalisasi, rendahnya penyerapan anggaran, terjadinya perubahan nomenklatur organisasi atau institusi pada Kementrian, menjadi alasan kuat dibentuknya TP4. TP4 berusaha untuk menghilangkan keragu-raguan aparatur negara dalam mengambil keputusan, membantu terwujudnya perbaikan birokrasi bagi percepatan program-program strategis, menciptakan iklim investasi yang pendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional, serta terlaksananya penegakan hukum yang efektif dengan mengutamakan pencegahan,” jelas Kajari rinci.

            Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU (Moment of Understanding) tentang kerjasama aparatur di bidang hukum yang ditandantangani oleh Kajari Mojokerto dengan Bupati Mustofa Kamal Pasa.

Read more

Pelantikan Pengurus KONI Masa Bakti 2015-2019 Firman Efendi Resmi Ketum

Pelantikan Pengurus KONI Masa Bakti 2015-2019 Firman Efendi Resmi Ketum

Firman Efendi, resmi dilantik sebagai Ketua Umum (Ketum) Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto masa bakti 2015-2019, Sabtu 23 April 2016 pagi di Hotel Sativa, Pacet. Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, nampak menghadiri pelantikan tersebut dan mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Ketua KONI baru.

            “KONI adalah perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, khususnya dalam bidang olahraga. KONI mengemban amanah dan tugas untuk terus menjaring bibit-bibit unggulan, sebagai duta daerah kita dalam perhelatan-perhelatan olahraga bergengsi. Saya ucapkan selamat bertugas kepada saudara Firman Efendi, selaku Ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto masa bakti 2015-2019, yang telah terpilih pada Musorkab beberapa waktu lalu,” ucap Wakil Bupati.

            Amanah yang dilimpahkan kepada Firman Efendi sendiri, merupakan kali ke-dua baginya. Sebelumnya, Ia juga memegang amanah yang sama pada periode 2011-2015. Sosoknya dianggap berhasil membawa KONI Kabupaten Mojokerto, dalam melaksanakan program-program kejuaraan olahraga tingkat regional maupun nasional.

             Di periode ke-dua, Firman yang dilantik berdasar Surat Keputusan Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur dengan nomor: 821.2/SK.90/601.1/2015 tertanggal 21 Desember 2015 ini, berkomitmen untuk bekerja lebih keras lagi dalam membuka peluang bagi para unggulan olahraga Kabupaten Mojokerto, agar berhasil dalam setiap target yang direncanakan.

            “Saya ucapkan terimakasih atas kepercayaan dan dukungan dari seluruh anggota yang telah mengamanatkan tanggung jawab ini. Bersama-sama, kita akan membawa KONI Kabupaten Mojokerto lebih baik lagi ke depan. Tahun 2015 kemarin, kita berhasil mendapat medali emas, perak, dan perunggu pada PON ke-5 di Banyuwangi. Kita akan terus meningkatkan pencapaian ini agar lebih maksimal lagi, dengan melakukan kaderisasi dan pembinaan,” pungkas Efendi.

            Tambahnya lagi, skala prioritas KONI Kabupaten Mojokerto untuk tahun 2016 ini adalah menetapkan cabang olahraga (cabor), dalam menghadapi kejuaraan tingkat provinsi. Rencananya, “Lomba Lari Mojopahit 10 km” bakal dipersiapkan tanggal 29 Mei 2016 mendatang di Kecamatan Trowulan. Firman Efendi optimis, bibit-bibit unggulan di bidang olehraga bimbingan KONI Kabupaten Mojokerto mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah. 

            Selain Firman Efendi, Didik Chusnul Yakin yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, dilantik sebagai Wakil Ketua Umum I/Ketua Harian, disusul Bambang Wijanarko di kursi Ketua Umum II.

            Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Harian KONI Provinsi Jawa Timur, Muhammad Nabil, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi, unsur Forkopimda, dan beberapa SKPD terkait.

Read more

Peringati Hari Kartini, Ikhfina Kunjungi Dispendukcapil Anggun Berkebaya, Pelayanan Tetap Prima

Peringati Hari Kartini, Ikhfina Kunjungi Dispendukcapil Anggun Berkebaya, Pelayanan Tetap Prima

Penilaian dengan hasil cukup baik, diutarakan oleh Ikfhfina Mustofa Kamal Pasa, kala melakukan kunjungan pelayanan Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) Kabupaten Mojokerto, Kamis 21 April 2016 siang, dan yang bertepatan pula dengan moment Hari Kartini.

            “Dispendukcapil makin berbeda, saya lihat makin bagus sekarang. Meskipun jumlah pemohon layanan sangat full terutama untuk pemohon KTP pemula,  antrian bisa dikendalikan dengan kondusif. Ini point plus, mengingat hari ini kita memperingati Hari Kartini juga, staf Capil yang perempuan berkebaya lengkap namun tetap prima dalam pelayanan,” katanya.   

            Istri Bupati Mojokerto sekaligus Ketua TP (Tim Penggerak) PKK tersebut, menyatakan apresiasinya melihat kinerja pelayanan Dispendukcapil yang memang mayoritas pegawainya adalah perempuan. Disambut dan didampingi Kepala Dispendukcapil, Bambang Eko Wahyudi, perempuan berhijab tesebut melakukan tour singkat, serta tampak beberapa kali menyapa dan berdialog ringan dengan masyarakat di bangku antrean layanan.

            Pada kunjungan kemarin, pemohon layanan terutama KTP memang tampak memadati lobby antrian hingga keluar. Bambang Eko Wahyudi mengatakan, para pemohon KTP terutama yang pemula, jumlahnya melonjak cukup tajam karena sedang musim libur sekolah.   

            Ditambah lagi sejak 2011 lalu, Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto memang telah mengadaptasi citizen charter melalui program pelayanan gratis untuk KK (Kartu Keluarga), KTP (Kartu Tanda Kependudukan), Akte, surat nikah non muslim, dan beberapa produk lainnya. Lebih mudah lagi karena prosesnya bisa jadi dalam sehari, baik dilakukan di tempat, maupun melalui layanan mobil keliling, dengan syarat kelengkapan berkas oleh pemohon.Citizen charter sendiri merupakan pendekatan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang menempatkan pengguna layanan sebagai pusat perhatian.

            “Pemohon layanan kita cukup banyak, terutama pemohon KTP pemula. Layanan akan terus kita evaluasi dan perbaiki, misalya ruang foto yang akan kami sesuaikan lagi dengan volume kunjungan. Sehari kita bisa layani pemohon KTP hingga rata-rata 500 orang, Program pelayanan ‘1 Hari Jadi’, berlaku bagi yang datanya sudah terekam di kita. Untuk pemula, estimasinya paling cepat dua hari jadi. Tinggal bawa pengantar dari desa, foto di sini, dan selesai. Sebenarnya di kecamatan langsung juga bisa, namun untuk cetaknya yang belum tercover. Itu juga salah satu alasan jumlah pemohon di kita melonjak,” terang Bambang.

            Bambang menambahkan, untuk mengakomodir volume pemohon layanan yang banyak, pihaknya mengoperasikan 3 mesin pencetak foto yang tiap unitnya bisa melayani kurang lebih 100 hingga 250 lembar foto, dan 3 unit diposisikan dalam mode standby.

            Seakan tidak berhenti untuk melayani sepenuh hati, Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto rencananya juga bakal meluncurkan program sms gateaway untuk pelaporan kematian penduduk, dengan menggandeng salah satu vendor penyedia jasa telekomunikasi terpercaya. Meski masih dalam tahap trial dan menunggu regulasi, pengayaan inovasi seperti ini diharapkan mampu memberi solusi pelayanan publik dengan cara paling mudah.

Read more

Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723 Bupati: Internalisasi Baldatun Thoyyibatun Warrobun Ghofur

Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723 Bupati: Internalisasi Baldatun Thoyyibatun Warrobun Ghofur

   Acara Semaan Al-Quraan masih menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723, Selasa 19 April 2016 malam, di Pendopo Graha Majatama. Sama dengan tahun lalu, kegiatan sarat manfaat ini mengundang kurang lebih 1000 orang hafidz-hafidhoh (para penghafal Al-Quran) anggota Jama’ah Hamalatil Qur’an.

            Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, mengatakan dalam sambutan singkatnyaa mengatakan jika kegiatan semaan Al-Quran akan dilaksanakan beberapa kali sepanjang tahun 2016. Kabupaten Mojokerto yang memasuki milad ke-723 dan mengusung tema “Ayo Kerja dengan Meningkatkan Kualitas Aparatur yang Bersih, Profesional, dan Peduli Kepada Masyarakat” ini, berharap output positif dari kegiatan Sema’an Al-Quran mampu memberi efek yang positif pula terhadap kondisi Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto.

            “Di dalam sebuah kegiatan Semaan Al-Quran, niscaya banyak keberkahan yang kita raup. Disamping syi’arIslam yang terpelihara baik, Semaan Al-Quran malam ini semoga bisa menjadi media mempererat Ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antar sesama,” tutur Bupati.

            Sema’an Alquran yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga puncaknya pada pukul 21.00 WIB tersebut, makin khidmat dengan siraman rohani dari K.H. Khusein Ilyas. Nampak beberapa tamu undangan dari Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Asisten, Staf Ahli, SKPD, dan Camat se-Kabupaten Mojokerto, yang juga turut tenggelam dalam kekhusyu’an acara bersama dengan Bupati.

            “Saya haturkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang berkontribusi atas terselenggaranya acara ini. Semoga nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci Al-Quran, dapat menginternalisasi dalam tiap tugas dan tanggung jawab kita kala mengembang amanah mewujudkan Kabupaten Mojokerto di usia 723 tahun, agar menjadi daerah yang Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur (negara yang baik dan selalu dalam ampunan Allah),” doa Bupati

Read more

Audiensi Bupati dengan PD Muhammadiyah Selaras dengan Pemkab di Bidang Pendidikan dan Dakwah Sosial

Audiensi Bupati dengan PD Muhammadiyah Selaras dengan Pemkab di Bidang Pendidikan dan Dakwah Sosial

 Usai menerima organisasi otonom Persyarikatan Muhammadiyah yang bergerak di kalangan wanita, PD Aisyiyah beberapa waktu yang lalu, Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, kembali menerima audiensi PD (Pengurus Daerah) Muhammadiyah, Rabu 20 April 2016 pagi.

            Masih linier dengan PD Aisyiyah, Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga memberi dukungan penuh atas kegiatan yang digagas PD Muhammadiyah Kabupaten Mojokerto. Seperti yang dikatakan Bupati kala menerima rombongan di peringgitan kemarin.

            Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Mojokerto, Khobir, mengatakan bahwa program-program dalam tubuh PD Muhammadiyah pada dasarnya selaras dengan nafas Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Misalnya dalam bidang pendidikan, maupun dakwah sosial. Menurutnya lagi, PD Muhammadiyah bisa menjadi mitra dalam mensuskseskan program Pemerintah Daerah khusunya Kabupaten Mojokerto.

            “Program Pemkab banyak yang senafas dengan kita (PD Muhammadiyah), kita berharap terciptanya sinergi yang baik. Kami mendirikan beberapa amal usaha seperti di bidang pendidikan (sekolah dan Ponpes), dan juga kesehatan (RS dan klinik) agar masyarakat terfasilitasi kesehatannya dengan layak. Tahun ini kita tambah 2 Ponpes di Kutorejo. Selanjutnya di bidang sosial kita punya semacam lembaga penanggulangan bencana, semua kami lakukan semata-mata demi kepentingan umat,” jelasnya rinci.

            Khobir juga menambahkan jika PD Muhammadiyah juga memiliki rencana di bidang perekonomian dan perniagaan, namun belum bisa banyak mengambil manfaatnya karena masih sebatas program. Oleh karen itu, dirinya berharap dukungan Bupati dan pemerintahan daerah agar bisa memberi solusi terbaik.  

            Bupati yang juga didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Jazuli, seta SKPD terkait mengatakan jika dalam periode pertama kepemimpinannya memang sangat fokus pada pembangunan infrastruktur. Namun di periode ke dua ini, dirinya juga memberi perhatian sama besar terhadap pemberdayaan masyarakat yang bakal melengkapi pembangunan fisik. Maka suami dari Ikhfina Mustofa Kamal Pasa tersebut, sangat mengapresiasi dan welcome terhadap organisasi-organisasi kemasyarakatan yang ingin melakukan komunikasi intens secara langsung.

            “Pemerintah Kabupaten Mojokerto membagi anggaran kegiatan dengan porsi yang berimbang, yakni fisik dan non-fisik. Alhamdulillah, target pembangunan fisik Kabupaten Mojokerto kian menyentuh target. Maka menjadi penting bagi kami di Pemerintah Daerah, untuk terus melakukan konsolidasi dengan Kades, Tomas (Tokoh Masyarakat) maupun Ormas (Organisasi Masyarakat) salah satunya seperti PD Muhammadiyah. Kita akan saling menguatkan dan strategis dalam perencanaan,” tandas Bupati.

            Bupati juga mengabarkan jika Kabupaten Mojokerto kian menunjukkan progress di bidang pembangunan fisik. Bahkan betonisasi yang dilakukan di hampir seluruh ruas Jalan Usaha Tani (JUT) di Kabupaten Mojokerto, mendapat apresiasi dari pemerintahan provinsi dan pusat. 

Read more

Galeri
Komentar Pengunjung
Online Support
Info Pengunjung
© 2009 - 2016 Bagian Humas Setda Kab Mojokerto
Telp: E-Mail: